Oleh : Hanifah (Siswa Kelas X.1)
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Nama saya Hanifa, kelas X.1. Di dalam film Laskar Pelangi bagian yang paling mengesankan terdapat pada sosok pribadi Lintang, yaitu seorang siswa SD muhamadiyah Gantung.
Lintang mempunyai tekad yang begitu kuat dan semangat yang sangat tinggi untuk menuntut ilmu pengetahuan dalam menunjang pendidikan. Setiap hari Lintang mengayuhkan sepeda bututnya dari Tanjung Pelumpang ke Gantung, hanya semata-mata dia melakukan itu demi satu harapan satu keinginan dan satu tujuan yaitu mmendapatkan pendidikan yang baik.
Dengan kerja keras yang dia lakukan setiap hari, akhirnya ia mendapatkan sedikit kebahagiaan. Tetapi saat –saat kebahagiaan itu datang , maka cobaan demi cobaan juga mulai menghampiri. Pada saat di bahagia mendapatkan piagam penghargaan juara 1 untuk lomba cerdas cermat, pada saat itu juga dia mengalami ujian berat, ujian yang berat dan sangat bagi bagi anak seumuran Lintang. Lintang ditinggal ayah untuk selama-lamanya. Ayah yang selama ini jadi tulang punggung keluarga, memmenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kini harus rela ditinggal semenjak melaut dan tidak kun jung kembali.
Akhirnya Lintang, anak yang begitu jenius itu harus rela meninggalkan bangku sekolah karena harus menghidupi dirinya sendiri dan kedua adiknya. Berat, benar cobaan yang begitu berat. Kondisi keharuan yang bisa menitikkan air mata jika meresapinya.
Di sisi lain sosok seorang Andrea Hirata, murid yang juga termasuk murid SD Muhamadiyah Gantung yang kemempuan akademiknya( prestasinya ) bisa dibilang pas-pasan. Namun dengan dengan impian, semangat, dan ketekadan yang kuat dia bisa mewujudkan impiannya yaitu mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekoalah Strata 2 ( Pasca Sarjana / S 2) di negerinya orang-orang pintar, pusatnya fashion di dunia yaitu Prancis. Kalau kita pikir itu adalah sebuah kemustahilan, kenapa mana mungkin lulusan sekolah yang mau roboh, sekolah yang sering terkena banjir, sekolah yang mirip dengan kandang sapi bisa mencetak SDM secerdas itu. Tapi ini adalah keniscayaan, buktinya Andrea Hirata berhasil mendapatkan beasiswa, dan beasiswanya tidak tanggung-tanggung, ke luar negeri, Prancis. Hebat bukan ?
Ternyata keterbatasan, kekurangan, tidak menjadikan rintangan bagi seseorang untuk meraih kesuksesan, asalkan punya niat yang benar, semangat yang besar serta ketekadan yang kuat untuk memperjuangkan kesuksesan itu.
Peran kita sebagai seorang pelajar, alangkah baiknya jika kita meniru semangat juang yang tinggi yang terdapat pada diri seorang Lintang dan Andre Hirata yang memiliki semangat yang kuat untuk belajar meskipun dalam kondisi yang sangat sederhana bahkan di bawah sederhana. Seperti pepatah mengatakan : Tuntutlah ilmu setinggi langit dan tinggi diseluduki rendah dilangkahi. Yang artinya berusahalah dengan sekuat tenaga serta janganlah menjadi orang yang mudah putus asa. Namun sebaiknya tetaplah bersabar dalam menghadapi berbagai macam cobaan. Ibarat tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan.
Sekali lagi Laskar Pelangi :
1. Film yang inspiratif, film yang dapat mengobarkan semangat disaat kita dirundung ketidakmampuan dalam menggapai pendidikan.
2. Kesuksesan seseorang akan terwujud jika disertai dengan kemauan serta minat belajar yang tinggi dan pantang menyerah.
3. Memulai sesuatu yang pahit, menuai kesuksesan yang selalu melilit.
4. Kesuksesan akan tumbuh subur apabila terus disiram dengan tekad dan kemauan belajar yang tinggi, serta dipupuk dengan menabur semangat pantang menyerah.
5. Kemarau ekonomi, tidak menjadi penghalang untuk mengenyam bangku pendidikan.
Marilah kita meniru semangat juang dan semangat para tokoh-tokoh dalam Laskar Pelangi tersebut untuk mewujudkan cita-cita kita semua. Sekian, terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb (Buletin B'Smart)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar